Sejarah Ma'had El Fataa Banyuwangi
Pada tahun 2016 hingga 2020, saya bekerja di Surabaya menjaga sebuah toko yang menjual pakaian muslim dan sarung. Namun, pada tahun 2020, tepat saat merebaknya pandemi COVID-19, saya memutuskan untuk pulang ke Banyuwangi.
Untuk mengisi waktu luang, saya mulai mengadakan pembelajaran TPQ yang berfokus pada tahsin Al-Qur’an serta sedikit hafalan. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak anak-anak yang bergabung dalam kegiatan mengaji. Kami pun mengembangkan sistem pembelajaran dengan membuka kelas semi-pondok dan membaginya berdasarkan jenjang. Program ini berlangsung selama kurang lebih dua tahun.
Pada tahun 2022-2023, TPQ ini berkembang lebih jauh dan bertransformasi menjadi Ma’had El Fataa Banyuwangi. Perkembangan ini diawali dengan dua santri yang memutuskan berhenti sekolah dan memilih belajar bersama kami. Sebagai langkah awal, kami membangun dua kamar di lantai dua masjid untuk mereka tinggali.
Dengan bertambahnya jumlah santri, kami semakin serius dalam mengembangkan lembaga ini. Hingga akhirnya, pada awal tahun 2023, kami meresmikan Ma’had El Fataa Banyuwangi sebagai sebuah yayasan dan berafiliasi dengan PKBM ALIZA, yang menaungi kami hingga saat ini.